kiyonten.desa.id - Mendukung program Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan atau dikenal dengan PRLB, Pemerintah Desa Kiyonten anggarkan dana Dana Desa (DD) untuk kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berlangsung selama 2 hari yaitu pada Rabu-Kamis (29-30/11/2023).
Program yang dicanangkan oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono atau dikenal dengan Mas Ony saat ini sedang digalakkan diberbagai desa yang ada di Kabupaten Ngawi termasuk di Desa Kiyonten. Dikutip dari Solopos.com, realisasi program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) di kabupaten Ngawi tergolong memuaskan, yaitu mencapai 7.900 Ha lahan menerapkan pertanian organic dalam kurun waktu 3 tahun.
Orang nomer satu di Kabupaten Ngawi tersebut, dalam kunjungannya di Desa Kiyonten pada tanggal 22 Agustus 2023 lalu, juga telah menyampaikan kepada masyarakat Desa Kiyonten mengenai subsidi pupuk yang akan berkurang drastis serta mengajak masyarakat untuk beralih ke pupuk organic yang dinilai mampu mengembalikan kandungan unsur hara dalam tanah.
Pelatihan yang gelar oleh Pemerintah Desa Kiyonten melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kiyonten di laksanakan di 2 Dusun, yaitu Dusun Kiyonten dan Dusun Plelen. Pelatihan dihari pertama yaitu pada Rabu (29/11/2023) dilaksanakan di rumah Mujianto yang di ikuti oleh Poktan dusun Kiyonten, Pondok, dan Banjar, Pablengan sedangkan pelatihan dihari kedua yaitu pada Kamis (30/11/2023) dilaksanakan di rumah Juwandi, Kasun Plelen yang diikuti oleh Poktan dusun Banjar, Pablengan, Sumberan, dan Plelen.
Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kiyonten, Shofyan Bahrul mengungkapkan bahwa pelatihan ini dilaksanakan untuk mendukung program Bupati Ngawi, serta dengan adanya pelatihan ini harapannya bisa dimanfaatkan oleh petani di Desa Kiyonten khususnya untuk menghadapi permasalahan pupuk yang semakin sulit dan tidak lagi terjangkau lagi harganya.
Pelatihan pembuatan pupuk organik yang dilaksanakan dengan menggandeng BPP Kecamatan Kasreman dan Babinsa serta Babinkantibmas selaku narasumber di ikuti dengan antusias oleh warga masyarakat Desa Kiyonten. Pelatihan kali ini, ada 3 jenis pupuk organic yang dibuat, yaitu Mol Plus atau Mikro Organisme Lokal Plus, Super Bokashi (Pupuk Organik Padat), Bubur California (Pengendali jamur penyebab penyakit pada tanaman).
Sebelum dipraktekkan cara pembuatannya, peserta pelatihan dibagikan selebaran informasi mengenai bahan, alat, cara pembuatan, cara penggunaan, dan manfaat masing-masing pupuk. Sambil menyampaikan materi pelatihan, masing-masing narasumber mengungkapkan harapannya kepada peserta pelatihan agar bisa menyampaikan kepada warga yang lain serta bisa gotong royong untuk menciptakan dan menggunakan pupuk organik.
Bagi pembaca yang ingin mengetahui bahan, alat, dan cara pembuatan bisa download di link dibawah ini..
Unduh Lampiran:
CARA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK