kiyonten.desa.id - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, masyarakat Desa Kiyonten menyelenggarakan kegiatan Pengajian Umum yang berlangsung dengan penuh khidmat, semarak, dan kebersamaan.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Nurul Iman, Desa Kiyonten pada Kamis (13/08/2026). Turut hadir dalam kegiatan ini, Forkopincam Kecamatan Kasreman, Kepala Desa Kiyonten beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Kiyonten dan para undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam meningkatkan keimanan sekaligus mempererat persatuan dan rasa nasionalisme.
Pengajian umum kali ini menghadirkan Mubaligh Ustadz Kelik Gunawan Pribadi dari Sukoharjo, Jawa Tengah sebagai pengisi tausiyah. Suasana acara semakin khidmat dengan iringan group sholawat Majelis Raudhatul Jannah yang turut mengumandangkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, sambutan Kepala Desa Kiyonten, dan sambutan Camat Kasreman. Dalam sambutannya, para pimpinan menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat persatuan dan gotong royong, serta menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Memasuki acara inti, Ustadz Kelik Gunawan menyampaikan tausiyah mengenai sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW, di antaranya sifat siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathanah (cerdas). Beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam tausiyahnya, beliau juga mengingatkan pentingnya memperkuat iman dan ketakwaan kepada Allah SWT, menjaga persaudaraan, menghormati sesama, memperbanyak shalawat, serta mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dengan mencontoh akhlak Rasulullah SAW.
Keterkaitan kegiatan Maulid Nabi dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan, cinta tanah air, persatuan, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus dipelihara oleh seluruh masyarakat Desa Kiyonten.
Acara kemudian ditutup dengan doa dan penutup. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Kiyonten berharap semangat meneladani Rasulullah SAW dapat terus tumbuh dan diiringi dengan semangat menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan RI ke-81, mari kita tingkatkan keimanan, perkuat persaudaraan, jaga persatuan, dan bersama-sama membangun Desa Kiyonten yang semakin maju, rukun, aman, dan sejahtera.